Ringkasan Bahasa Indonesia


BAB 9 “Memahami Isi Berita Televisi atau Radio”

·        9.1 “Menemukan pokok-pokok berita”

1.      Pengertian Berita
Berita adalah laporan mengenai suatu kejadian atau peristiwa.
2.      Rumus dalam pertanyaan: 5W + 1H.

·         9.2 “ Menyampaikan kembali berita yang didengar”

1.      Cara menuliskan kembali isi berita yang didengar:
a.       Simak baik-baik berita yang didengar.
b.      Catat pokok-pokok beritanya.
c.       Perluas pokok-pokok berita itu dengan kalimat penjelas.
d.      Menuliskan kembali isi berita secara singkat tetapi jelas.

2.      Syarat-syarat penyampaian berita:
a.       Akurat: Sebuah informasi harus disampaikan secara apa adanya, tidak boleh dikurangi atau ditambahi.
b.      Lengkap: Sebaiknya sebuah informasi harus memenuhi unsur 5W + 1H.
c.       Jelas: Informasi itu tidak boleh menimbulkan salah tafsir bagi pembaca atau pendengarnya.
d.      Aktual: Informasi itu sebaiknya yang terbaru.
e.       Penting dan bermanfaat: Berita akan semakin menarik apabila informasinya bisa memenuhi kebutuhan khalayak.

BAB 10 “ Mengemukakan Pikiran, Perasaan, dan Informasi Melalui Kegiatan Diskusi dan Protokoler”

·        10.1 “Menyampaikan persetujuan, sanggahan, dan penolakan pendapat dalam diskusi disertai dengan bukti dan alasan”

Menyampaikan sanggahan berarti menyampaikan penolakan terhadap suatu pernyataan yang telah disampaikan dari orang lain. Kalimat yang digunakan untuk menyampaikan sanggahan adalah kalimat penolakan atau sanggahan. Kalimat penolakan adalah suatu kalimat yang isinya pengingkaran atau rasa tidak setuju dengan suatu pernyataan yang disampaikan oleh orang lain. Namun, perlu diingat menyanggah pendapat orang lain sebaiknya dilakukan dengan santun, agar tidak menyakiti atau menyinggung perasaan orang yang menyampaikan atau menyatakan pendapat tersebut.
Hal-hal yang harus dilakukan saat akan menyanggah pendapat orang lain:
1.      Menghindari emosi, marah, dan prasangka negatif.
2.      Menyanggah pendapat secara obyektif, logis, dan jujur.
3.      Menunjukkan data, fakta, ilustrasi, contoh, atau perbandingan-perbandingan yang dapat meyakinkan peserta lain.
4.      Menyampaikan sanggahan atau penolakan secara urut, rinci, teliti, dan tidak berbelit-belit.
Hal yang harus diperhatikan dalam menyampaikan persetujuan terhadap pendapat orang lain:
1.      Persetujuan dikemukakan dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar.
2.      Persetujuan didukung dengan bukti atau keterangan yang logis dan jelas.
3.      Komentar yang melengkapi persetujuan hendaknya tidak berlebihan.
4.      Persetujuan diberikan secara objektif, disertai dengan fakta yang kongkret.
5.      Kalimat yang digunakan harus mudah diterima dan tidak berbelit-belit.

·        10.2 “ Membawakan acara dengan bahasa yang baik dan santun”

1.      Pengertian
Orang yang menuntun berlangsungnya sebuah acara disebut dengan pemandu atau pembawa acara. Kamus Bahasa Indonesia menyebutnya dengan istilah pewara.

2.      Hal-hal yang perlu diperhatikan oleh pembawa acara sebelum melaksanakan fungsinya:
1.      Mengetahui sifat acaranya ( resmi, semi resmi, atau tidak resmi).
2.      Memiliki pengetahuan yang cukup tentang acara yang akan dipandu.
3.      Menyiapkan acara yang akan dibawakan.
4.      Memiliki kemampuan berbahasa yang baik dan benar.
5.      Mempunyai persiapan diri secara mental.

3.      Kiat, cara, atau akal suksesnya membawakan acara:
1.      Volume suara harus keras, artinya terdengar dengan jelas oleh hadirin.
2.      Lafal harus tepat atau jelas.
3.      Intonasi, jeda, dan artikulasi yang tepat.
4.      Gunakan bahasa yang santun.
5.      Tumbuhkan kesan terjadi komunikasi antara pembawa acara dengan hadirin.
6.      Berpenampilan menarik dan santun.

BAB 11 “ Memahami Ragam Wacana Tulis dengan Membaca Ekstensif, Membaca Intensif, dan Membaca Nyaring”

·        11.1 “Menemukan Masalah Utama dari Beberapa Berita yang Bertopik Sama Melalui Membaca Ekstensif”

Membaca ekstensif adalah kegiatan membaca suatu teks secara luas. Kegiatan membaca ekstensif ditujukan untuk mendapatkan informasi yang bersifat pokok dan bukan hal yang sifatnya terperinci.
Hal yang perlu diperhatikan sebelum menyimpulkan masalah utama dari beberapa teks yang bertopik sama:
1.      Membaca kedua teks secara keseluruhan sehingga mendapatkan pemahaman terhadap isi kedua teks.
2.      Memahami pokok-pokok penting yang disampaikan dalam masing-masing teks.
3.      Membandingkan kedua teks sehingga memperoleh gambaran adanya persamaan dan perbedaannya.
4.      Menarik simpulan mengenai masalah utama dari kedua teks.

·        11.2 “Menemukan Informasi untuk Bahan Diskusi Melalui Membaca Intensif”

Informasi adalah kabar atau berita tentang sesuatu. Membaca intensif merupakan kegiatan membaca yang dilakukan dengan cermat dan teliti terhadap teks yang dibaca. Dengan membaca intensif dapat menentukan sebuah pokok persoalan atau perihal yang menarik dari suatu teks bacaan untuk dapat dijadikan sebagai bahan diskusi.
Hal yang perlu diperhatikan dalam menemukan informasi yang layak dijadikan bahan diskusi:
1.      Membaca dengan cermat sehingga dapat menentukan hal yang paling menarik dan penting dari hal-hal yang lain.
2.      Mempertimbangkan kemampuan diri dan kemampuan teman diskusi berkenaan dengan kemampuan untuk menguasai atau memahami bahan yang akan didiskusikan.
3.      Mempertimbangkan referensi yang dimiliki oleh peserta diskusi terkait perihal yang akan didiskusikan.

·        11.3 “Membacakan Teks Berita dengan Intonasi yang Tepat serta Artikulasi dan Volume yang Jelas”

Membacakan berita berarti menyampaikan berita yang ada untuk orang lain. Membacakan berita termasuk ke dalam jenis membaca nyaring. Dalam kegiatan ini, seorang pembaca berita harus memperhatikan intonasi, artikulasi, dan volume suaranya.
1.      Intonasi bermakna naik turunnya lagu kalimat.
2.      Artikulasi adalah kejelasan pengucapan bunyi bahasa.
3.      Volume suara berarti tingkat kuat lemahnya suara.
Hal yang harus diperhatikan dalam membaca teks berita:
1.      Pemahaman terhadap berita yang akan disampaikan.
2.      Menyampaikan isi berita secara utuh.
3.      Menggunakan volume suara yang dapat menjangkau seluruh pendengar.
4.      Menggunakan intonasi dan artikulasi yang tepat.
5.      Memberikan penjedaan yang tepat antar kalimat.
Cara menyampaikan berita yang baik:
1.      Menggunakan intonasi yang bervariasi.
2.      Penggunaan artikulasi, kata, hingga kalimat harus jelas.
3.      Volume suara harus jelas dan mantap.
4.      Tekanan kata-kata harus tepat.
5.      Mengukur kecepatan bicara.
BAB 12

·        12.1 “ Menulis rangkuman isi buku pengetahuan populer”

Rangkuman isi buku adalah penyajian kembali isi sebuah buku dengan kata-kata sendiri.

Manfaat rangkuman sebuah bacaan antara lain:
1.      Mempermudah mengetahui isi sebuah buku.
2.      Memperpendek waktu jika pada suatu saat akan dibaca ulang.
3.      Membantu ketika dibutuhkan secara praktis.

Langkah-langkah:
1.      Membaca bukunya dengan cermat.
2.      Menulis pokok-pokok isi buku dengan kata-kata kunci.
3.      Menyusun rangkumannya berdasarkan kata kunci.

Hal-hal yang perlu diperhatikan antara lain:
1.      Untuk menyusun rangkuman sebaiknya menggunakan kalimat tunggal.
2.      Panjang rangkuman disesuaikan dengan panjang pendeknya buku yang dirangkum.
3.      Gagasan asli pengarang/penulis buku harus dipertahankan.
4.      Penyusunan rangkuman tidak boleh memasukkan gagasan baru dalam rangkumannya.

·        12.2 “Menulis teks berita secara singkat padat dan jelas”

Langkah-langkah menulis berita antara lain:
1.      Menentukan topik atau tema berita.
2.      Mengamati contoh teks berita.
3.      Memburu narasumber yang sesuai dengan tema berita.
4.      Menyusun data pokok berita.
5.      Merangkai data pokok-pokok berita menjadi berita yang singkat, padat, dan jelas.
6.      Menyunting berita.
7.      Memuat berita.

·        12.3 “Menulis slogan/poster untuk berbagai keperluan dengan pilihan kata dan kalimat yang bervariasi, serta persuasif”

Slogan atau poster biasanya dituangkan dalam bentuk plakat, stiker, spanduk, dan baliho. Slogan dan poster merupakan salah satu bentuk penyampaian informasi yang memiliki ciri-ciri tersendiri dibandingkan dengan jenis penyampaian lainnya.

1.      Slogan
Slogan adalah perkataan atau kalimat pendek yang menarik atau mencolok dan mudah diingat untuk memberitahukan sesuatu atau untuk menjelaskan tujuan suatu golongan, organisasi, ideologi, partai politik, dan sebagainya.
Syarat penulisan slogan sebagai berikut:
a.      Jelas
Hubungan antara ungkapan yang dipilih dan objek yang dislogankan harus jelas.
b.      Singkat
Kata-kata yang dipilih hendaknya singkat tetapi mampu mengungkapkan pesan yang ingin disampaikan.
c.       Persuasif
Kata-kata yang digunakan hendaknya bersifat persuasif.
d.      Menarik
Kata-kata yang digunakan hendaknya dapat menarik perhatian pembaca/pendengar.

            Langkah-langkah membuat slogan sebagai berikut:
a.       Menentukan tema slogan yang akan dibuat.
b.      Memilih kata yang tepat dan persuasif untuk menyusun kalimat yang menarik.
c.       Menyusun kata-kata tersebut menjadi slogan.

2.      Poster
Poster adalah plakat yang dipasang ditempat umum, berupa pengumuman atau iklan. Poster menggunakan bahasa yang singkat, efektif, menarik atau mencolok, dan mudah diingat. Poster berisi tulisan disertai gambar.

Tujuan pembuatan poster sebagai berikut:

a.       Menawarkan barang dagangan.
b.      Mendidik masyarakat.
c.       Mengimbau masyarakat.

Ada beberapa jenis poster sebagai berikut:
a.       Poster niaga, yaitu poster yang berisi suatu barang yang diperjualbelikan.
b.      Poster pendidikan, yaitu poster yang berisi tentang pendidikan.
c.       Poster penerangan, yaitu poster yang berisi tentang penjelasan suatu hal.
d.      Poster berbagai kegiatan.

Berikut langkah-langkah membuat poster dengan baik:
a.       Menentukan tujuan kita membuat poster dengan baik.
b.      Memilih kata yang tepat dan unik untuk menyusun kalimat yang unik dan menarik.
c.       Menyusun kata-kata yang telah dipilih menjadi kalimat poster yang menarik, unik, dan mudah diingat.
d.      Melengkapi kalimat dengan gambar-gambar yang menarik

Menurut jenisnya, poster dapat dibedakan menjadi dua, sebagai berikut:
a.       Poster pengumuman, yaitu poster yang berisi pemberitahuan tentang adanya suatu kegiatan.
b.      Poster iklan, yaitu poster yang bertujuan untuk menawarkan suatu produk, baik berupa barang maupun jasa.

Komentar

  1. What to do to gamble on when playing casino games - DrmCD
    You are 시흥 출장마사지 not playing 의정부 출장안마 any of the slots as a 거제 출장안마 live dealer 충주 출장마사지 at the casino. You are just using one of the games 안산 출장마사지 and getting a bonus. The bonus is

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer